24-10-2026
WIB
Admin Kelurahan Semanggi
20-08-2026
16:17:49 WIB
Data PHBS Kelurahan Semanggi periode 2024–2026 menunjukkan tren peningkatan pada dua indikator perilaku kesehatan masyarakat yang menjadi fokus intervensi, yaitu perilaku tidak merokok di dalam rumah dan aktivitas fisik.
Pada indikator GEMA LINGKAR, persentase warga yang tidak merokok di dalam rumah meningkat dari 52,7% (2024) menjadi 63,6% (2026), atau bertambah 10,9 poin persentase (20,7%). Peningkatan ini mengindikasikan adanya perbaikan perilaku dan lingkungan keluarga melalui intervensi berbasis komunitas, khususnya pembentukan Kampung Bebas Asap Rokok (KBAR) dan penyediaan pojok rokok. Secara substantif, perubahan tersebut berpotensi menurunkan paparan asap rokok di lingkungan rumah, terutama bagi kelompok rentan seperti anak dan lansia.
Pada indikator GASPOL, persentase warga yang melakukan aktivitas fisik meningkat dari 61,2% menjadi 74,7%, atau sebesar 13,5 poin persentase (22,1%). Capaian ini menunjukkan respons positif masyarakat terhadap aktivitas promotif seperti Jumat Sehat, senam bersama, dan Semanggi Run, sekaligus mengindikasikan semakin kuatnya budaya hidup aktif di tingkat komunitas.
Secara keseluruhan, kedua indikator memperlihatkan arah perubahan yang konsisten dan saling melengkapi: GEMA LINGKAR berorientasi pada penciptaan lingkungan rumah yang lebih sehat, sedangkan GASPOL mendorong perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih aktif. Dukungan 178 kader PHBS serta jejaring fasilitas kesehatan, komunitas, pendidikan, dan mitra lintas sektor menjadi modal penting bagi keberlanjutan program. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan PHBS berbasis pemberdayaan masyarakat memiliki potensi nyata dalam mendorong perubahan perilaku kesehatan di Kelurahan Semanggi.